HALLO
SEMUANYA......!!!! ;)
Setelah
merebus air untuk menyeduh hangatnya teh, malam ini saya akan mau berbagi
cerita apa yang ada di pikiran saya. Gerimis-gerimis begini sangat mendukung
saya untuk menulis dengan perasaan melankolis hehehe........
Waktu
kelas 10 SMA saya mempelajari mata pelajaran sosiologi, tepatnya tentang
permasalahan. Dalam pembelajaran tersebut permasalahan didefinisikan “apa yang
diharapkan tidak sesuai dengan kenyataan”. Setiap hari kita selalu bertemu
dengan masalah baik itu masalah kecil maupun besar. Permasalahan kecil yang sering kita temui
sehari-hari pasti ada-ada saja permasalahannya yang tidak disangka atau tidak
pernah terpikirkan sebelumnya. Misalnya, bertemu dengan driver online yang tidak ramah, tiba-tiba ada teman yang
tersinggung dengan perkataan kita padahal kita tidak bermaksud seperti itu,
kesenggol orang saat perasaan lagi enggak mood
dan masih banyak permasalahan sehari-hari lainnya. Namun, permasalahan
kecil tersebut masih bisa diatasi dan tergantung bagaimana kita menyikapi
permasalahan tersebut.
Pada
masa pandemi seperti sekarang ini terdapat permasalahan yang cukup besar yang
bermunculan. Seperti, stay at home, work
from home, pembelajaran online dan lain sebagainya. Dengan adanya hal
tersebut harus memaksa kita untuk harus beradaptasi di era new normal seperti sekarang ini. Pada awalnya pasti merasa stress,
karena fasilitas yang tidak mendukung seperti jaringan internet yang lemot, background
rumah yang kurang memadai saat meeting / saat persentasi, diskusi online
melalui grup wattshapp yang kadang selow
respon dan lain-lain. Alhamdulilah dengan adanya new normal ruang gerak
menjadi lebih longgar dan saya sangat bersyukur dengan hal tersebut. Tetapi harus
tetap hati-hati ya teman-teman seperti tetap memakai masker saat berpergian.
Permasalahan
lainnya yang terkadang membuat kita khawatir tentang hari esok dan
kadang-kadang merasa sudah membuat lelah emosional dan fisik. Seperti gagal
masuk perguruan tinggi yang telah diimpikan, bermasalah dengan sahabat padahal
sudah lama saling membantu, mendengar ucapan dari orang yang bisa membuat sakit
hati dan merasa insecure. Ketika mengalami
hal tersebut rasanya ingin menagis, tidur di kasur seharian, malas beraktivitas,
tidak nafsu makan dan berharap tiba-tiba masalah selesai, menurut saya bukan
menyelesaikan masalah melainkan bisa menambah masalah, karena mempengaruhi
kesehatan fisik dan psikis.
Ketika
sedang mengalami masalah boleh kok menangis untuk meluapkan emosi supaya
perasaan menjadi lebih lega dan tenang. Namun, harus berjanji pada diri sendiri
setelah menangis harus segera menyelesaikan masalah tersebut dan menjadi
pribadi yang lebih kuat. Bukan hanya sekadar tidur di kasur seharian, karena
hal tersebut tidak akan menghasilkan apa-apa dan tidak merubah apapun. Setiap masalah
yang terjadi saat ini pasti akan berlalu dan harus menghadapi masalah tersebut
untuk menyelesaikannya.
Apapun
masalahnya tetaplah beraktivitas normal. Misalnya bangun tidur diawali
beribadah, tetap mandi dan memakai baju yang nyaman, tetap makan, tetap
berangkat sekolah / kuliah / bekerja, tetap bersih-bersih rumah dan rutinitas
harian lainnya. Dengan adanya rutinitas harian, maka harus bersyukur, karena
ada hal baik yang harus dikerjakan. Jangan lupa senyum untuk berbagi
kebahagiaan. Mempunyai semangat hidup itu penting. Kalau hanya rebahan di kasur
tanpa melakukan aktivitas apapun tidak akan menyelesaikan permasalahan.
Hidup
terus berjalan, saat masih hidup pasti ada-ada saja permasalahan yang kita
temui. Maka dari itu harus bisa berdampingan dengan masalah yang ada dan
berdamai dengan masalah. Kadang ada masalah yang perlu diselesaikan dan kadang
ada masalah yang memang dibiarkan berlalu. Setiap permasalahan yang ada pasti
ada hikmahnya dan berguna untuk hidup kedepannya.
Thank
you ;)
By
Ig:
ekanoviy13
Komentar
Posting Komentar