Moment semester 7 di
dunia perkuliahan ada kurikulum Praktik Kerja Lapangan (PKL). Aku ingin cerita
mengenai Dunia Permagangan . Magang tanggal 14 September 2020 - 14 November 2020.
Mencari tempat magang bukanlah hal yang mudah apalagi
pada masa pandemi seperti sekarang ini. Karena ada beberapa perusahaan yang
tidak menerima / sedang meliburkan kegiatan magang. Namun, hal tersebut bukan
alasan untuk pasrah saja. Pasti ada jalan kalau mau berusaha dan berdo'a.
Walaupun ada-ada saja rintangannya yang terpenting pikiran dan tindakan tetap
jalan.
Awalnya aku mendaftar di PT Phapros Tbk Semarang dan
alhamdulilah di ACC, namun pada saat mendekati hari H magang (H-2 minggu)
mendapat kabar, yaitu kegiatan magang diliburkan. Otomatis aku dan temanku
(kelompokku 2 orang) langsung panik 😕. Akhirnya menghubungi Dosen Pembimbing dan
alhmdulilah pembuatan surat izin masih dibuka, meskipun waktunya mepet banget.
H-7 hari mengirim dokumen magang (surat izin magang
dan proposal) ke PT Tri Eka Investama Makmur, sejujurnya baru tau sih ya PT ini
waktu Apply dan mendaftar di TEIM ini direkomendasikan oleh
saudara aku (bersyukur banget ada petunjuk saat mulai pasrah). Sempat khawatir
juga, karena takut enggak di ACC. Alhamdulilah pada akhirnya di terima di TEIM
dan magang di TEIM bukanlah suatu hal yang pernah aku pikirkan sebelumnya.
Ternyata hidup penuh dengan kejutan hehe....😊.
Tips-tips saat magang versi aku yaaaa
hehe......
Pertama, memberikan kesan pertama yang baik itu sangat
penting (sebenarnya ini berlaku dimanapun), tapi sekarang aku ingin membahas
dalam konteks magang. Pastikan penampilan harus rapi dan bersikap sopan. Kenapa
sih harus penampilan yang diutamakan? Karena pertama kali yang terlihat adalah
visual, biasanya orang mengamati fisik terlebih dahulu, setelah itu baru
perilaku. Seringnya ya kalau sudah kenal sama teman pasti ada kata-kata
"Eh..... pertama aku kenal kamu kesannya bla bla bla......." maka
dari itu kesan pertama itu benar-benar penting sebagai tahap perkenalan. Waktu
itu hari pertama datang ke ruang meeting menemui Ibu Dewi (Kepala Bagian HRD
TEIM), Bapak Yusuf (Pimpinan Pabrik) dan Pak Aam (Kepala Bagian Akuntansi).
Banyak hal yang disampaikan di ruang meeting tersebut dan alhamduliah
beliau-beliau ini sangat welcome. Ternyata ini pertama kalinya TEIM menerima
Mahasiswa Magang. FYI aku dan temanku magang di Divisi HRD.
Kedua,
masih berkaitan dengan yang pertama yaitu soal penampilan. Sebaiknya apabila
magang mengenakan celana kain warna gelap / warna netral supaya bisa matching
dipadukan dengan warna atasan apa saja. Untuk atasan sebaiknya mengenakan
kemeja / blouse dan mengenakan jas almameter apabila diperlukan (kondisional). Mengenai
pakaian menurut aku ya baiknya bawahan lebih gelap daripada atasan, kecuali
bawahan warnanya putih. Memakai high heels warna hitam, supaya netral dan
terlihat profesional yaaa...
Ketiga,
menjaga etika. Berperilaku sesuai etika, seperti berkomunikasi yang santun,
jujur, bersikap ramah dll dengan siapapun, merupakan sebagai bentuk menghargai
diri sendiri. Menurutku hal yang paling utama dalam hal bertutur kata baik
kepada yang lebih muda maupun yang lebih tua (pada dunia kerja ruang lingkupnya
dari berbagai usia, tidak seperti di bangku perkuliahan yang mana rentang
usianya mayoritas sama dan tidak berbeda jauh), karena menurutku perkataan itu
mencerminkan apa yang ada di dalam pikiran. Hal tersebut sangat mempengaruhi
nama baik almameter.
Keempat,
menaati peraturan yang sudah ditetapkan perusahaan. Seperti, tidak datang
terlambat, mengenai pakaian bisa menyesuaikan dll, saat pandemi seperti ini
harus memakai masker, cek suhu dan cuci tangan.
![]() |
| memakai masker dan cek suhu |
![]() |
| cuci tangan |
Kelima,
tidak meremehkan apapun tugas yang diberikan. Mungkin sebagian orang menganggap
pekerjaan menstaples, menggunting dan menempel merupakan tugas yang sepele,
hmmm.... jangan salah hal tersebut perlu ketelatenan. Menurutku apapun itu
aktivitasnya tidak pantas untuk diremehkan. Bisa jadi staff yang memberikan
tugas berpikir “pekerjaan ringan aja diremehkan dan malas mengerjakan apalagi
kalau dikasih pekerjaan yang lebih rumit”. Ini menurut pengalamanku aja ya
berawal dari pekerjaan yang terkesan ringan itu ada banyak hal yang bisa dipelajari
dan mendapatkan informasi-informasi yang bermanfaat asalkan pintar-pintar saja
mencari celah hehe.....
Keenam,
Memberikan kesan yang baik diakhir. Tidak hanya kesan pertama yang penting,
namun kesan terakhir tidak kalah penting. Datang dengan cara yang baik-baik
begitupun pamit dengan cara yang baik-baik pula.
Thank
you.....




Komentar
Posting Komentar