Bismillah Wish Me Luck Part I

 


Hai..... Blog lama enggak nulis J karena fokus skripsi, sibuk menjadi jobseeker (jobseeker juga termasuk kesibukan lho....hehehe....), sibuk belajar di tempat baru (tempat kerja) dan berbagai macam kesibukan lainnya (banyak alasan hehe...).

 

Pernah enggak sih merasa udah lelah memperjuangkan tujuan?????? Terus udah merasa mencoba berbagai metode ini itu tapi enggak pernah berhasil sampai merasa ya tuhan aku pengin nyerah aja, udah lelah banget. Namun pada saat udah hampir menyerah pada diri sendiri atau menyerah pada tujuan dan berserah dengan semuanya, tuhan selalu menemukan cara dan memberikan jalan untuk hamba-Nya. Beberapa kali sering mengalami kejadian itu seperti siklus hidup aja cuma berbeda-beda problemnya.

Okee aku mau cerita dari yang skripsi dulu yang pasti sangat struggle

1.     Skripsi

Waktu lihat pengumuman ploting dosen pembimbing jujur merasa insecure dan takut enggak bakalan lulus, karena yang membimbing wakil rektor pastinya beliau sibuk banget dan ada kegiatan perjalanan dinas. Apalagi saat pandemi mau apa-apa juga enggak mudah. Ceritanya tahun 2021 itu lagi struggle skripsi, sidang, ngurus administrasi wisuda yang pasti ribet banget. Awal mau bimbingan janjian sama 2 orang temanku bisa dibilang aku dan 2 orang temanku yang mengawali bimbingan, karena teman2 yang lain pada bingung sistem bimbingan sama dosbing ini gimana. Saat sampai rektorat (yap...aku bimbingannya di rektorat bukan di ruang dosen) suasana sepi banget karena waktu itu corona jadi tranding topic, saat ketemu sama satpam langsung dibentak “permisi ibu saya izin bertemu Bapak, mau bimbingan skripsi” jawaban satpam “UDAH JANJIAN BELUM!!! KLO MASUK SATU PER SATU DULU ENGGAK BOLEH LANGSUNG BERTIGA” jujur kaget banget, kok galak gini satpamnya ya tuhan padahal mau bimbingan skripsi dan hak mahasiswa juga mendapat bimbingan bukan mau mencuri lagipula udah membuat janji kok. Tapi berusaha maklum dan memanipulasi diri sendiri dengan cara berpikir “oh iyaa lagi pandemi, mungkin ketemu orang rasanya takut yaa, klo membawa virus, harus satu2 dulu bimbingannya karena physical distancing) padahal dosbing lain bimbingan via wa pun bisa, enggak bermaksud membandingkan sih tapi begitulah adanya”. Karena Bapak lagi meeting akhirnya disuruh menunggu dulu tapi enggak tau kepastiannya nunggu sampai jam berapa. Aku dan temanku sepakat tunggu aja klo sampai jam 11 enggak boleh masuk mau pulang aja. Jujur menunggu tanpa kepastian itu capek guys.... teng...teng jam 11 pun tiba. Mencoba datang ke satpam lagi meskipun takut tapi lebih takut klo jadi mahasiswa abadi + menjadi donatur tetap wkwkwk....kemudian satpamnya menghubungi sekretaris Bapak dan boleh masuk langsung bertiga alhamdulillah dengan syarat meninggalkan Kartu Tanda Mahasiswa (disaat mau menyerah tuhan enggak membiarkan hamba-Nya menyerah). Sampailah di depan ruangan Bapak bertemu dengan Ibu sekretaris “Ditunggu dulu ya mba, Bapak belum selesai meeting” yaaahh... nunggu lagi deh tanpa kepastian tapi gpp pokoknya harus semangat dan lebih tenang boleh masuk gedung rektorat. 2 jam kemudian boleh masuk jadi 2 jam nunggu di luar gedung + 2 jam nunggu di dalam gedung = 4 jam. Jadi gini ceritanya guys prosedur bimbingan harus janjian sama Ibu sekretaris dulu sebelum bimbingan untuk memastikan kapan Bapak punya waktu untuk membimbing. Jujur saat masuk ruang VIP (Ruangan Bapak) deg-degan dan tanganku dingin banget entah karena pengaruh suhu AC apa terlalu grogi yaa...:). Saat baru duduk Bapak langsung bilang “Kenapa baru datang??”, jadi plotingan bulan september 2020 tapi baru datang ke rektorat bulan januari 2021. Bukan bermaksud malas bimbingan ya.... Bulan Oktober – November lagi fokus PKL, Bulan Desember fokus mengerjakan laporan PKL, revisi laporan PKL, sidang PKL, revisi sidang PKL. Okee back to skripsweet history. Melihat Bapak itu auranya penuh dengan wibawa jujur melihat aja kagum sambil berpikir “oh gini ya aura seorang petinggi penuh wibawa, berkharsima, tenang, berilmu, berpendidikan, berwawasan luas” walaupun sebenarnya pernah bertemu waktu mata kuliah manajemen pemasaran. Setelah pertemuan pertama selanjutnya adalah mengerjakan skripsi, revisi , acc, lanjut bab, revisi siklusnya gitu terus sih dari bulan januari - agustus  sampai ada kata-kata silahkan daftar sidang. Alhamdulillah saat pandemi mencari tempat penelitian diberi kemudahan, karena penelitiannya di tempat PKL dulu dan ada teman yang ngambil penelitian di tempat yang sama (teman kelompok PKL dan sampai sekarang juga masih silaturahmi) jadi ada teman perjuangan thank you ya tuhan dan Ibu HRD yang telah banyak membantu dari PKL sampai selesai kuesioner  meskipun ribet karena harus ngurus surat perizinan, print banyak kuesioner, menyediakan souvenir sebagai tanda terima kasih. Satpamnya galak waktu di awal doang kok, karena sering bertemu lama-lama juga baik kok ibu satpam pasti nanya “Gimana mba? Ada yang bisa dibantu? Mau bimbingan skripsi ya / mau ambil skripsi ya? Berkasnya ditaruh disini ya mba”.

 

Okee mari lanjut cerita sidang ya guys skripsi-sidang-wisuda itu yaa satu kesatuan lah ya

 

Saat sidang dapat penguji yang terkenal killer dan pasti ada drama-drama lah yaaa. Sempat panik juga cara menyatukan jadwal penguji 1 dan 2. Panik saat dosen pembimbing enggak punya waktu untuk mendampingi saat sidang (ini aku dan penguji memaklumi, karena Bapak banyak kegiatan yang wajib dilakukan). Panik saat harus membuat link zoom karena biasanya yang buat link zoom dosen pembimbing. Panik klo seandainya koneksi internet tidak stabil. Panik klo ditanya enggak bisa jawab. Memang gini yaa banyak paniknya hehe....

 

H-1 sidang banyak keajaiban

ü Teman 1 bimbingan yang sudah sidang wa aku ngasih tips-tips (Klo sama penguji ini harus kmu harus jawab gini2, ya kebetulan penguji sama, baca Al-fatihah, tenang aja, banyak berdoa pasti bisa kok) jujur terharu banget dan thank you for your support.

ü Temanku membantu menyelesaikan ppt dan akhirnya selesai (bukannya malas buat ppt, Cuma entah kenapa udah feeling aja enggak bakalan disuruh presentasi)

ü Temanku nawarin sidang di rumahnya aja, karena ada wifi supaya sidangnya lancar, padahal waktu itu sidang di hari yang sama (Bisa samaan gini yaa bestie hehe) untung jam nya beda selisih satu jam sih J

ü Enggak bisa tidur nyeyak (ini bukan keajaiban sih)

Hari H sidang 31 Agustus 2021 pukul 07:00 (masih inget nih hari bersejarah, ciee bersejarah hehe...)

ü Alhamdulillah diberi ketenangan

ü Alhamdulillah feeling aku benar enggak disuruh presentasi, jadi langsung jawab pertanyaan

ü Alhamdullilah diberi kelancaran

ü Alhamdulillah bisa menjawab pertanyaan (meski enggak semua bisa jawab)

ü Alhamdulillah ada teman yang mencatat revisiku apa aja, sehingga aku Cuma fokus sama pertanyaan

ü Alhamdulillah koneksi internet lancar

ü Alhamdulillah banyak teman yang support

ü Alhamdulillah setelah selesai sidang langsung bisa menemui dosen pembimbing, karena harus laporan hasil sidang meskipun harus nunggu 2 jam lagi-lagi Bapak ada meeting. Jujur gpp banget nunggu lama, karena besoknya Bapak ada perjalanan dinas ke luar kota pastinya bakalan nunggu lebih lama. Memang tuhan memberikan waktu yang setepat mungkin bukan secepat mungkin.

Foto-foto setelah sidang

 

Eka Warmi, Eka Novi, Iva Rindayani

Alhamdulliah

Foto bersama



Setelah sidang pasti istirahat dulu 1-2 hari, akhirnya bisa tidur nyeyak....

Lanjut.....Gas pool.... ngerjain revisi, ACC, ngurus administrasi yang pasti sempat ada drama-dramanya tambah panjang ini klo diceritakan hehe....

 

Foto-foto wisuda

 


 








Dika, Narin, Indah, Eka

Indah, Dwi, Eka

ONE STEP CLOSER

Komentar