Hai.....
Blog lama enggak nulis J karena fokus skripsi, sibuk menjadi jobseeker (jobseeker
juga termasuk kesibukan lho....hehehe....), sibuk belajar di tempat baru
(tempat kerja) dan berbagai macam kesibukan lainnya (banyak alasan hehe...).
Pernah
enggak sih merasa udah lelah memperjuangkan tujuan?????? Terus udah merasa
mencoba berbagai metode ini itu tapi enggak pernah berhasil sampai merasa ya
tuhan aku pengin nyerah aja, udah lelah banget. Namun pada saat udah hampir
menyerah pada diri sendiri atau menyerah pada tujuan dan berserah dengan
semuanya, tuhan selalu menemukan cara dan memberikan jalan untuk hamba-Nya. Beberapa
kali sering mengalami kejadian itu seperti siklus hidup aja cuma berbeda-beda
problemnya.
Okee
aku mau cerita dari yang skripsi dulu yang pasti sangat struggle
1. Skripsi
Waktu lihat pengumuman ploting dosen pembimbing jujur
merasa insecure dan takut enggak bakalan lulus, karena yang membimbing wakil
rektor pastinya beliau sibuk banget dan ada kegiatan perjalanan dinas. Apalagi
saat pandemi mau apa-apa juga enggak mudah. Ceritanya tahun 2021 itu lagi
struggle skripsi, sidang, ngurus administrasi wisuda yang pasti ribet banget.
Awal mau bimbingan janjian sama 2 orang temanku bisa dibilang aku dan 2 orang
temanku yang mengawali bimbingan, karena teman2 yang lain pada bingung sistem
bimbingan sama dosbing ini gimana. Saat sampai rektorat (yap...aku bimbingannya
di rektorat bukan di ruang dosen) suasana sepi banget karena waktu itu corona
jadi tranding topic, saat ketemu sama satpam langsung dibentak “permisi ibu
saya izin bertemu Bapak, mau bimbingan skripsi” jawaban satpam “UDAH JANJIAN
BELUM!!! KLO MASUK SATU PER SATU DULU ENGGAK BOLEH LANGSUNG BERTIGA” jujur
kaget banget, kok galak gini satpamnya ya tuhan padahal mau bimbingan skripsi
dan hak mahasiswa juga mendapat bimbingan bukan mau mencuri lagipula udah
membuat janji kok. Tapi berusaha maklum dan memanipulasi diri sendiri dengan
cara berpikir “oh iyaa lagi pandemi, mungkin ketemu orang rasanya takut yaa,
klo membawa virus, harus satu2 dulu bimbingannya karena physical distancing)
padahal dosbing lain bimbingan via wa pun bisa, enggak bermaksud membandingkan
sih tapi begitulah adanya”. Karena Bapak lagi meeting akhirnya disuruh menunggu
dulu tapi enggak tau kepastiannya nunggu sampai jam berapa. Aku dan temanku
sepakat tunggu aja klo sampai jam 11 enggak boleh masuk mau pulang aja. Jujur
menunggu tanpa kepastian itu capek guys.... teng...teng jam 11 pun tiba. Mencoba
datang ke satpam lagi meskipun takut tapi lebih takut klo jadi mahasiswa abadi
+ menjadi donatur tetap wkwkwk....kemudian satpamnya menghubungi sekretaris
Bapak dan boleh masuk langsung bertiga alhamdulillah dengan syarat meninggalkan
Kartu Tanda Mahasiswa (disaat mau menyerah tuhan enggak membiarkan hamba-Nya
menyerah). Sampailah di depan ruangan Bapak bertemu dengan Ibu sekretaris
“Ditunggu dulu ya mba, Bapak belum selesai meeting” yaaahh... nunggu lagi deh
tanpa kepastian tapi gpp pokoknya harus semangat dan lebih tenang boleh masuk
gedung rektorat. 2 jam kemudian boleh masuk jadi 2 jam nunggu di luar gedung +
2 jam nunggu di dalam gedung = 4 jam. Jadi gini ceritanya guys prosedur
bimbingan harus janjian sama Ibu sekretaris dulu sebelum bimbingan untuk memastikan
kapan Bapak punya waktu untuk membimbing. Jujur saat masuk ruang VIP (Ruangan
Bapak) deg-degan dan tanganku dingin banget entah karena pengaruh suhu AC apa
terlalu grogi yaa...:). Saat baru duduk Bapak langsung bilang “Kenapa baru
datang??”, jadi plotingan bulan september 2020 tapi baru datang ke rektorat
bulan januari 2021. Bukan bermaksud malas bimbingan ya.... Bulan Oktober –
November lagi fokus PKL, Bulan Desember fokus mengerjakan laporan PKL, revisi
laporan PKL, sidang PKL, revisi sidang PKL. Okee back to skripsweet history.
Melihat Bapak itu auranya penuh dengan wibawa jujur melihat aja kagum sambil
berpikir “oh gini ya aura seorang petinggi penuh wibawa, berkharsima, tenang,
berilmu, berpendidikan, berwawasan luas” walaupun sebenarnya pernah bertemu
waktu mata kuliah manajemen pemasaran. Setelah pertemuan pertama selanjutnya
adalah mengerjakan skripsi, revisi , acc, lanjut bab, revisi siklusnya gitu
terus sih dari bulan januari - agustus sampai ada kata-kata silahkan daftar sidang.
Alhamdulillah saat pandemi mencari tempat penelitian diberi kemudahan, karena
penelitiannya di tempat PKL dulu dan ada teman yang ngambil penelitian di
tempat yang sama (teman kelompok PKL dan sampai sekarang juga masih
silaturahmi) jadi ada teman perjuangan thank you ya tuhan dan Ibu HRD yang
telah banyak membantu dari PKL sampai selesai kuesioner meskipun ribet karena harus ngurus surat
perizinan, print banyak kuesioner, menyediakan souvenir sebagai tanda terima
kasih. Satpamnya galak waktu di awal doang kok, karena sering bertemu lama-lama
juga baik kok ibu satpam pasti nanya “Gimana mba? Ada yang bisa dibantu? Mau
bimbingan skripsi ya / mau ambil skripsi ya? Berkasnya ditaruh disini ya mba”.
Okee mari lanjut cerita sidang ya guys skripsi-sidang-wisuda
itu yaa satu kesatuan lah ya
Saat sidang dapat penguji yang terkenal killer dan pasti
ada drama-drama lah yaaa. Sempat panik juga cara menyatukan jadwal penguji 1
dan 2. Panik saat dosen pembimbing enggak punya waktu untuk mendampingi saat
sidang (ini aku dan penguji memaklumi, karena Bapak banyak kegiatan yang wajib
dilakukan). Panik saat harus membuat link zoom karena biasanya yang buat link
zoom dosen pembimbing. Panik klo seandainya koneksi internet tidak stabil.
Panik klo ditanya enggak bisa jawab. Memang gini yaa banyak paniknya hehe....
H-1 sidang banyak keajaiban
ü Teman 1 bimbingan yang sudah sidang wa aku ngasih
tips-tips (Klo sama penguji ini harus kmu harus jawab gini2, ya kebetulan
penguji sama, baca Al-fatihah, tenang aja, banyak berdoa pasti bisa kok) jujur
terharu banget dan thank you for your support.
ü Temanku membantu menyelesaikan ppt dan akhirnya selesai
(bukannya malas buat ppt, Cuma entah kenapa udah feeling aja enggak bakalan
disuruh presentasi)
ü Temanku nawarin sidang di rumahnya aja, karena ada wifi
supaya sidangnya lancar, padahal waktu itu sidang di hari yang sama (Bisa
samaan gini yaa bestie hehe) untung jam nya beda selisih satu jam sih J
ü Enggak bisa tidur nyeyak (ini bukan keajaiban sih)
Hari H sidang 31 Agustus 2021 pukul 07:00 (masih inget
nih hari bersejarah, ciee bersejarah hehe...)
ü Alhamdulillah diberi ketenangan
ü Alhamdulillah feeling aku benar enggak disuruh
presentasi, jadi langsung jawab pertanyaan
ü Alhamdullilah diberi kelancaran
ü Alhamdulillah bisa menjawab pertanyaan (meski enggak
semua bisa jawab)
ü Alhamdulillah ada teman yang mencatat revisiku apa aja,
sehingga aku Cuma fokus sama pertanyaan
ü Alhamdulillah koneksi internet lancar
ü Alhamdulillah banyak teman yang support
ü Alhamdulillah setelah selesai sidang langsung bisa
menemui dosen pembimbing, karena harus laporan hasil sidang meskipun harus
nunggu 2 jam lagi-lagi Bapak ada meeting. Jujur gpp banget nunggu lama, karena
besoknya Bapak ada perjalanan dinas ke luar kota pastinya bakalan nunggu lebih
lama. Memang tuhan memberikan waktu yang setepat mungkin bukan secepat mungkin.
Foto-foto
setelah sidang
![]() |
| Eka Warmi, Eka Novi, Iva Rindayani |
![]() |
| Alhamdulliah |
![]() |
| Foto bersama |
Setelah
sidang pasti istirahat dulu 1-2 hari, akhirnya bisa tidur nyeyak....
Lanjut.....Gas
pool.... ngerjain revisi, ACC, ngurus administrasi yang pasti sempat ada
drama-dramanya tambah panjang ini klo diceritakan hehe....
Foto-foto
wisuda
| Dika, Narin, Indah, Eka |
| Indah, Dwi, Eka |
ONE STEP CLOSER



Komentar
Posting Komentar